Skip to main content

Featured Post

Apa itu Dinar dan Dirham?

Apa itu Dinar dan Dirham? Koin dinar emas adalah koin emas 22 karat (91,7%) dengan berat 4,25 gram yang dapat berfungsi sebagai alat investasi dan proteksi nilai kekayaan. Mengapa 4,25 gram? Hamburger-meat-pie. Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Salam bersabda “Timbangan mengikuti yang digunakan penduduk Mekah, Takaran mengikuti yang digunakan penduduk Madinah”. Dari hadits Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Salam tersebut, Dr. Qaradawi menyimpulkan bahwa berat 1 Dinar atau 1 Mithqal adalah sama dengan 4.25 gram timbangan saat ini ; sedangkan berat 1 Dirham adalah 2.975 gram. Mengapa 22 karat? Berikut adalah fakta-fakta sejarah: Semasa Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Salam masih hidup; beliau belum (memerintahkan ) mencetak Dinar Islam sendiri. Berarti Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Salam menggunakan Dinar yang diproduksi oleh dunia di luar Islam.  Apa yang ada sebelum Islam atau di luar Islam kemudian juga digunakan oleh beliau, maka  ini menjadi ketetapan atau taqrir...

Delapan Cara Mendapatkan Dinar Dirham



Delapan Cara Mendapatkan Dinar Dirham

Di Pasar muamalah transaksi dengan Dirham atas dasar ridha sama ridha
The-inner-workings-of-eye.
Dalam syariat Islam mata uang atau alat tukar dalam jual beli tidak boleh dipaksakan. 
Harus diterima kedua belah pihak secara sukarela. Mata uang juga tidak boleh dimonopoli oleh satu pihak, misalnya oleh bank sentral. 
Mata uang juga harus terbuat dari suatu komoditi yang memiliki nilai.

Di antara berbagai komoditi yang memenuhi syarat sebagai uang yang terbaik adalah koin emas dan koin perak. Berikut 8 cara mendapatkan keduanya.

1. Dengan cara berdagang. Datanglah ke Pasar Muamalah atau nyatakan kepada masyarakat bahwa Anda menerima pembayaran dengan dinar atau dirham. Anda bisa menjual barang maupun jasa.

2. Kalau Anda bukan pedagang tapi karyawan, Dinar dan Dirham bisa diperoleh dengan cara meminta gaji kepada tempat Anda bekerja dengan Dinar emas atau Dirham perak. Kalau pun tidak 100% mintalah dibayar sebagian dengan Dinar emas atau Dirham perak.

3. Kalau Anda hanya memiliki uang kertas, maka tukarkan uang kertas itu dengan Dinar dan Dirham. Tempat penukaran Dinar dan Dirham ini namanya wakala. Daftar Wakala dapat dilihat di www.wakalaindukbintan.com.

4. Kalau ada yang hendak memberi Anda hadiah atau kado, mintalah diberikan dalam bentuk Dinar atau Dirham. Sebaliknya, kalau Anda dalam posisi memberi hadiah, kado, atau sedekah, bayarkan dengan koin emas atau koin perak.

5. Bagi faqir miskin, maka Dinar dan Dirham bisa diperoleh dari pembagian zakat. Saat ini Baitul Mal Nusantara (BMN) secara rutin menarik dan membagikan zakat dalam bentuk Dinar dan Dirham ini.

6. Ini cara yang TERBAIK, Anda MENCETAK SENDIRI Dinar dirham dengan mengikuti ketentuan dari Amirat atau Kesultanan yang mengotorisasinya.

7. Lakukan qirad dengan pemilik modal. Setelah perdagangan selesai, modal dikembalikan, pembagian untung dilakukan dalam dinar atau dirham.

8. memperolehnya dari MAHAR. Ini khusus kaum perempuan, ketika dinikahi oleh seorang pria, mintalah mahar dalam bentuk Dinar emas atau Dirham perak. Inilah sunnah RasuL SAW.
10-foods-highest-in-iron.
Demikianlah 8 cara mendapatkan koin Dinar dan Dirham. Mudah, kan?









Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa itu Dinar dan Dirham?

Apa itu Dinar dan Dirham? Koin dinar emas adalah koin emas 22 karat (91,7%) dengan berat 4,25 gram yang dapat berfungsi sebagai alat investasi dan proteksi nilai kekayaan. Mengapa 4,25 gram? Hamburger-meat-pie. Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Salam bersabda “Timbangan mengikuti yang digunakan penduduk Mekah, Takaran mengikuti yang digunakan penduduk Madinah”. Dari hadits Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Salam tersebut, Dr. Qaradawi menyimpulkan bahwa berat 1 Dinar atau 1 Mithqal adalah sama dengan 4.25 gram timbangan saat ini ; sedangkan berat 1 Dirham adalah 2.975 gram. Mengapa 22 karat? Berikut adalah fakta-fakta sejarah: Semasa Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Salam masih hidup; beliau belum (memerintahkan ) mencetak Dinar Islam sendiri. Berarti Rasulullah Sholallahu Alaihi Wa Salam menggunakan Dinar yang diproduksi oleh dunia di luar Islam.  Apa yang ada sebelum Islam atau di luar Islam kemudian juga digunakan oleh beliau, maka  ini menjadi ketetapan atau taqrir...

What is dinar and dirham

  What is dinar and dirham Dinar and dirham are both units of currency that have historical and cultural significance in the Islamic world. Sclera-white-of-eye. The dinar is a gold coin that was first introduced in the Islamic Empire in the 7th century, and was used as the primary currency for centuries. The term "dinar" is derived from the Latin word "denarius," which was a silver coin used in the Roman Empire. The dinar was originally made of gold and weighed approximately 4.25 grams. The value of the dinar was based on its weight in gold, and it was used as a standard of currency across the Islamic Empire. The dirham, on the other hand, is a silver coin that was also widely used in the Islamic world. The term "dirham" is derived from the Greek word "drachma," which was a silver coin used in ancient Greece. The dirham was introduced during the Umayyad Caliphate in the 7th century, and was used as a standard unit of currency in many Muslim count...

Islamic Gold Dinar

Islamic Gold Dinar: The Historical Standard  Ahamed Kameel Abstract The-inner-workings-of-eye. Recently, inquiries have arisen regarding the specifications for gold dinar and silver dirham. As the dinar and dirham have historically represented the Shari’ah monetary standards since the era of the Prophet pbuh, our task will thus focus solely on the reestablishment of that classical standard.  From now on, no groups or organizations are allowed to create their own standards. As the Islamic gold dinar was established only around 50 years following the Prophet's pbuh passing, history clearly indicates that the solidus of the Eastern Roman Byzantine Empire served as the financial foundation for the Shari’ah.  Therefore, the most effective method to ascertain the standard is to examine the definition provided by its creator, the Byzantine Empire. Coins discovered by archeologists are unreliable for this purpose since they typically experience wear and potential tamperin...